Potensi wisata bawa laut tablasupa menarik banyak wisatawan lokal dan manca Negara yang berkunjung ke tablasupa terus-menerus. Potensi wisata bawa laut ini, merupakan salah satu potensi yang menggiurkan bagi wisatawan yang berkunjung ke sini, jarak tempuh yang jauh tak meredahkan daya tarik pengunjung yang ingin melakukan aktifitas selam Daifing dan snokling dispot-spot yang ada.

Markus Serontou salah satu pemuda asal kampung tablasupa terlatih dan berhasil mengantongi beberapa certifikat berpengalaman Dive Guide ketika diwawaancarai, mengatakan bahwa awalnya muncul sebuah ide untuk mengembangkan potensi yang ia miliki dari aktifitas lomba-lomba selam yang pernah ia geluti,sehingga ia berkomitmen untuk mengembangkan potensi bawa laut secara local sebagai potensi wisata yang dikagumi banyak pihak, Kemauan ini membuahkan hasil dengan membentuk kelompok pemandu selam  atau dengan nama lain (Tablasupa Divers).

Kelompok ini sudah berjalan kurang lebih  satu tahun,dan terkesan tidak sempurna karena tidak didukung  dengan peralatan yang memadai, pada tahun 2017 kelompok Tablasupa Divers mendapat suntikan anggaran dari Pemerintah Kampung Tablasupa sebesar Rp.30.000.000 untuk pengembagan sarana pendukungnya, sekarang ini kelompok tersebut telah berhasil memiliki beberapa peralatan yang cukup untuk melayani para wisatawan bawa laut yang ingin berkunjung ke tablasupa.

Markus juga menambahkan bahwa; Sekarang ini kami sering didatangi oleh pengunjung dalam jumlah yang banyak, sehingga kelompok kami yang hanya memiliki sedikit peralatan harus berganti-gantian menggunakan alat yang ada untuk melakukan penyelaman.

Markus sendiri mengaku bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi, namun dirinya dan kelompoknya berusaha untuk jalan dengan keadaan yang ada dulu, muda-mudahan ada yang bisa membantu kami untuk meningkatkan aktifitas dengan sarana penunjang yang lengkap sehingga  kami bisa melayani para wisatawan yang datang kemari menikmati laut kami dan pulang dengan puas. imbuhnya.

 

Kelompok Tablasupa Divers juga saat ini mengadaan pelatihan-pelatihan secara internal bagi anggotanya yang baru bergabung untuk menjadi Dive Guide dalam mendampingi tamu wisata yang akan berkunjung ke kampung tablasupa,mereka juga menyediakan sarana transportasi dan sarana lain untuk mendukung aktifitas ini.

Kini  para penggemar snokling dan daiving yang selalu berkunjung ke tempat ini tidak lagi mendapat hambatan, karena hanya menggunakan alat komunikasih saja  untuk mengetahui biaya yang di tentukan serta hal teknis lainnya,selanjutnya dijemput oleh petugas kelompok dengan alat transportasi yang suda disediakan ditempat penjemputan.Kepala kampung tablasupa Ibu.Salonika Kisiwaitouw dikonfirmasih ditempat terpisah,membenarkan adanya dukungan anggaran dari pihak pemerintah kampung, menurut kepala kampung bahwa anggaran yang diberikan kepada tim Tablasupa Divers adalah bersumber dari ADD tahun 2017, Pemberian anggaran ini tidak secara langsung,tetapi lewat mekanisme perencanaan kampung yaitu Musrenbang kampung, sehingga kami menganggarkan biaya RP.30.000.000 untuk mendukung kebutuhan dari kelompok penyelam sebagai bentuk dorongan awal kepada kelompok untuk termotifasi dan lebih berkembang,tuturnya.