PESONA GOA NGESONG MULAI DI GANDRUNGI SETIAP MATA YANG MEMANDANGNYA

CANTIK, INDAH DAN ALAMI GOA NGESONG SIAP MEMANJAKAN SETIAP MATA YANG MEMANDANGYA

Goa Ngesong adalah salah satu obyek wisata di Pulosari Kecamatan Bareng yang sedang di kembangkan. Masih ada berderet obyek dengan beragam sajian mengagumkan di daerah bergunung ini mulai hutan jabon, pemandangan lembah dan tebing bebatuan nan luas, air terjun dan pemandangan alur sungai yang menjelma menjadi lautan cahaya di malam hari. Pesona ini membuat Pulosari menjadi salahsatu destinasi wisata yang mulai banyak didatangi orang dalam beberapa minggu ini. Pada musim libur.

Hamparan kebun rakyat mulai dari jati, sengon, sono, jabon ditambah pesona teing dan alur sungai yang masih alami dimana sepanjang aliran sungai masih ada kedung yang dimanfaatkan untuk mandi atu sekedar bermain air di tambah kreatifitas Pokdarwis dalam menambah sensasi keindahan alam Goa Ngesong dengan dilengkapi sarana berteduh berupa mejamurnya Gaseo alami yang eratapkan ilalang yag didapat dari kanan kiri hutan yang ada di Ngesong.

Makin nyaman perjalanan jelajah alam Goa Ngesong dengan alternative kunjungan lain yang dikembangkan ada Taman Cinta, Rumah Pohon, Parang Lapis, Batu Tujuh Bidadari, Kedung Jembar, Grojokan Parang Ondho dan nuansa alam persawahan yang menghampar luas.

Inilah sebagian dari pesona Pulosari yang membuat ribuan orang selalu kangen untuk datang ke tempat ini, keramahannya, semangat bahu-membahu tanpa meminta imbalan dan cara mereka menghargai tetamu yang datang berkunjung ke desa mereka.

Terlepas dari itu, mengunjungi obyek wisata di pedesaan memang telah menjadi gaya hidup berekreasi masyarakat jaman sekarang. Wisata desa memiliki beberapa keunggulan seperti pesona alam yang otentik alias asli, keramahan para penduduk, ketulusan setiap orang menyambut tamu dan umumnya obyek wisata desa memasang tarif murah-meriah sebagai tiket masuknya.

Kesadaran seluruh warga desa inilah yang harus dibangun setiap desa yang ingin menjadi tujuan iwsata yang selalu dirindui. Seindah apapun alam yang dimiliki, sehebat apapun wahana yang dibangun, tanpa keramahan menyambut tamu, tak bakal orang merekomendasikan desa Anda untuk dikunjungi sanak famili dan teman-teman si tamu. Sebaliknya, setiap cacat pada penyambutan tamu bakal tersebar luas. Apalagi dengan adanya media sosial sekarang ini, setiap kabar baik maupun buruk bakal tersiar dengan kecepatan tak terperi.