Wisata batik ke Banten, kenapa tidak? Banten juga tidak kalah dengan Jawa sebagai destinasi wisata batik. Mereka punya 250 motif yang cantik.

Tak kalah dengan motif batik Cirebon, Pekalongan atau Solo dan Yogyakarta, di Banten , ada 250-an motif batik. Ciri khasnya adalah motif yang merujuk pada jejak arsitektur dan gerabah peninggalan Kesultanan Banten.

Ciri khas motif ini kemudian disebut Batik Banten. Dikembangkan oleh Uke Kurniawan di galerinya di kawasan Cipocok, kota serang . Ia banyak bekerja sama dengan arkeolog, atau sejarawan mengenai motif batik khas Banten untuk memberi filosofi pada setiap motifnya.

Hasilnya, ada 250 motif batik. 170 di antaranya sudah dipatenkan. Dengan kira-kira 90-an motif dipatenkan bersama ikatan arkeolog, dan sekitar 80-an dipatenkan oleh ilmuwan dari Universitas Indonesia (UI).

"Sisanya belum dipatenkan karena berkaitan dengan filosofi. Jadi, ciri khas batik ini adalah ragam hiasnya khas Banten," kata Uke saat berbincang dengan detikTravel di galerinya di Serang, Selasa (2/10/2018).

Ciri inilah menurutnya yang membedakan dengan batik daerah lain. Meski di Banten misalkan ada batik Cikadu, atau batik dari Lebak. Cirinya, Batik Banten bukan berdasarkan kreasi ciptaan tapi merupakan motif dari ragam hias yang ada di peninggalan arkeologis di Banten.

Sejak 2014, Batik Banten menurutnya sudah masuk ke Pergub tentang Muatan Lokal. Lewat aturan ini, selain pencak silat, rampak bedug, batik ini jadi warisan daerah dan anjuran penggunaannya disarankan kepada setiap pegawai negeri sipil. Bahkan, pada HUT Banten pada 4 Oktober nanti, setiap orang mesti menggunakan batik khas ini.

"Imbauan menggunakan Batik Banten sudah ada. Baik dari Sekda, Dinas Pendidikan dan dinas-dinas terkait karena ini terkait Pergub," ujarnya.

Karena ciri khasnya ini, Uke yang melestarikan Batik Banten diangkat jadi guru batik nasional. Setiap hari, galeri dan lokasi pembuatan batik miliknya pun didatangi wisatawan dari murid SD sampai mahasiswa yang ingin mengenal dan berlatih membuat Batik Banten.

Untuk harga, jenis batik ini menurutnya lumayan terjangkau dengan kualitas bahan terbaik. Di galerinya, ia menjual baju dan kain batik dengan harga Rp 200 ribu sampai Rp 3 juta.

 

SUMBER; DETIK.COM