DESTINASI WISATA DESA PULOSARI

 

 

Dulu aku tak tau apa yg harus aku bangngakan dari Desa, ku dulu aku bingung kenapa kaki yang bekitu keras melangka tiada pernah sampai pada puncak yang terarah, kekayaan Alam yang melimpah tapi tak bertuah, tiap hari mengais tapi seolah mengemis seolah roda kehidupan diam setatis tak bergema, taida hasil dan capaiyan pada tiap pijakan, namun kini Desaku tengah berlari melompat tingi melampoi halang rintang bebatuan menghempas asa melawan liku liku bola kehidupan, Desaku memberikan sejuta kejutan pada tiap tangan yang bergerak mengubah  langka setatis masyarakatnya menjadi manusiya yg bersuwa sembada, Desa ku memberik an keindahan kepada setiap mata yg memandang mencairkan rasa dan mengubahnya menjadi makna persahabatan.

Kini tia  da la gi tangan yang terdiyam karena Desa ku telah memberikan sejuta sumberdaya, tangan dan kaki yang terus bergerak hati  yg terus mengegam kecintaan Desa ini dan jiwa yg terus berkarya, kini bukan masalah menjadi pribumi namun kini tentang menjadi manusia sejati yang banga mencintai Desa tercinta ini mengembangkan diri dan mendaya gunakan segala potensi yg ada keterbatasan bukanlah sebuah halangan karena sejatinya kelimpahan lahan adalah tantangan yang tergantung bagimana tangan dan segala potersi diri kita sendiri.

Kini aku sangup melebarkan senyumku menyambut rintangan tantangan masyarakat dunia berbagi dan besuwadaya, inilah Desaku yang siap memanjakan setiap mata , memandang jauh melintasi samudra alam ku sawah ku kebunku budaya ku dan segala kearifan yg tersimpan pada setiap celah karang bebatuan

Kini aku bisa bercerita kepada anak cucuku bahwa Desa Pulosari punya surga yg siap memanjakan mata dunia....,